Pembangunan Lantai 3

Waqaf Tunai

Waqaf Tunai selain bersifat  fixed asset (nilai waqaf terjaga) juga memiliki nilai produktif yang bermanfaat untuk kemaslahatan umat. Dana Waqaf Tunai akan digunakan untuk  usaha produktif yang bersifat pasti bukan spekulatif. Dana Wakaf Tunai akan dikelola dengan manajemen profesional dan akuntabiitas.

Kegunaan:

Dana waqaf tunai dapat digunakan untuk investasi akherat untuk membangun sarana pendidikan dan keagamaan seperti membangun gedung pesantren dan madrasah, membangun masjid dan musholla. Selain itu, dana waqaf tunai juga dapat dikembangkan untuk  usaha produktif  yang memiliki nilai keuntungan pasti, sehingga nilai waqaf terjaga dan keuntungannya dapat dimanfaatkan untuk pengembangan lembaga seperti membangun sarana, dana  operasional dan beasiswa. Manfaat lainnya dapat  digunakan membantu masyarakat kurang mampu dengan memberikan pelatihan wirausaha dan modal kerja.

Manfaat:

Dana waqaf tunai dapat menjadi  investasi akherat  atau shodaqoh jariyah yang memiliki nilai manfaat sepanjang masa. Setiap manusia pasti akan mati namun tidak ada bekal yang paling baik pasca kematian  yang  bisa membantu kehidupan di Akherat kecuali shodaqoh jariyah.

Penyebab Batal:

Nilai pahala waqaf tunai bisa menjadi hilang apabila melakukan hal-hal sebagai berikut:

  1. Tidak ikhlas artinya niat amalnya bukan karena Allah melainkan karena manusia.
  2. Riya’ artinya amalnya bertujuan pamer  kepada orang lain.
  3. Al-Manni yaitu mengungkit-ungkit amal yang sudah dilakukan
  4. Al-Adha yaitu mengeluarkan kata-kata yang menyakitkan pengelola waqaf

 

Infaq dan Shodaqah

Perbedaan Infaq, Shodaqah dan zakat.

Dalam Islam zakat hukumnya wajib dengan ketentuan mencapai nishab yaitu hitungan yg telah ditentukan sesuai jenis barang yang akan dizakati dan haul  yaitu mencapai waktu satu tahun. Penerima zakat telah ditentukan dalam kelompok asnaf tsamaniyah (delapan golongan). Saat ini kami belum menerima zakat.

Sedangkan infaq dan shodaqah bersifat sunnah yang sangat dianjurkan. Infaq dan shodaqah dapat dilakukan setiap medapatkan rizki seperti mendapat gaji, bonus, untung dalam bisnis dan rikzi-rizki yang bersumber dari jalan halal lainnya.

Kegunaan:

infaq dan shadaqah dapat digunakan untuk pembangunan sarana keagamaan, sebagai dana  operasional  dan membantu masyarakat kurang mampu  dalam bentuk beasiswa pendidikan.

Manfaat:

infaq dan shodaqah dapat menolak bala’ yaitu tejadinya musibah. Dalam Hadits Nabi Muhammad Saw. bersada,  shadaqah dapat menolak bala’. Manfaat  lain, infaq dan shadaqah jika dilakukan secara ikhlas akan dilipatkan 700 kali lipat sesuai janji Allah dalam surat (Al-Baqarah ayat 261).

Penyebab batal:

Infaq dan shadaqah dapat batal nilaiya di hadapan Allah jika dilakukan dengan tidak ikhlas artinya bukan karena Allah. Kemudian melakukan riya’ yaitu pamer ingin diketahui orang lain. Infaq dan shadaqah yang dilakukan dengan riya’ (pamer) dapat menimbulkan sifat ujub (bangga diri) dan takabur (sifat sombong).
Penyebab batal  lainnya yaitu menyebut infaq dan shadaqahnya  dengan tujuan mengungkit-ungkit  (al-manni) dan mengeluarkan kata-kata yang menyakitkan  (al-adha) terhadap penerima infaq dan shadaqah.

 

Anda dapat mendownload Formulir Waqaf DISINI.

Download

Silakan mengklik link berikut untuk mendownload:

al-Rabbani
Mohon bantuan dan doa semoga pembangunan masjid dan asrama santri dapat berjalan lancar. Bantu donasi dengan klik… https://t.co/RvOwQJLTTq
al-Rabbani
Trm ksh @baznasindonesia yg sdh berpartisipasi dlm pengecoran lantai 2 gdg madrasah diniyah alrabbani. Baznas nyata… https://t.co/n7cKGnfT0o
Follow al-Rabbani on Twitter
Go to top